
Jakarta, 12 Maret 2024 – Asosiasi Studi Jepang di Indonesia (ASJI) bekerja sama dengan Program Studi Bahasa Jepang Universitas LIA mengadakan kuliah umum bertajuk “Sustainability amidst Uncertainty: Prospects for Cooperation between Japan and Indonesia in Sustaining Cultural Values, Traditions, Language, and the Environment.” Acara ini berlangsung secara hybrid di Auditorium Universitas LIA dan dihadiri oleh 115 peserta.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua ASJI Pusat, Bpk. Julian Aldrin Pasha, M.A., Ph.D., dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara Jepang dan Indonesia dalam menjaga nilai-nilai budaya dan lingkungan di tengah tantangan global saat ini. Selain itu, Rektor Universitas LIA, Dr. Siti Yulidhar Harunasari, M.Pd., juga memberikan sambutan yang menggarisbawahi komitmen Universitas LIA dalam memperkuat hubungan antara kedua negara. Mr. Inami Kazumi selaku Direktur Jenderal The Japan Foundation Jakarta juga turut meberikan sambutannya.
Kuliah umum ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai penelitian mengenai Jepang serta hubungannya dengan Indonesia. Diskusi ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kedua bangsa dan budaya, serta memberikan wawasan tentang hubungan Jepang dan Indonesia dari berbagai segi, termasuk bahasa, budaya, dan filsafat.
Acara yang dimoderatori oleh Dr. Putri Andam Dewi, M.Si. menampilkan tiga pembicara utama yang memberikan materi diantaranya Bpk. Yuyu Yohana Risagarniwa, M.Ed. Ph.D. dengan presentasi berjudul “Menyoal Lintas Budaya Jepang-Indonesia Sebagai Bagian dari Diplomasi Budaya Dua Bangsa.”, Dr. Ike Iswary Lawanda, M.Si. yang membahas “Makna Ritual Kuil Yasukuni di Jepang sebagai Reproduksi Memori Budaya.”, Dr. Siti Yulidhar Harunasari, M.Pd. yang menyampaikan materi berjudul “Gegar Bahasa dan Gegar Budaya dalam Program Pertukaran Mahasiswa Indonesia-Jepang: Sebuah Refleksi.”
Kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman yang lebih baik bagi mahasiswa, dosen dan pemerhati budaya dan menjadi platform untuk diskusi yang lebih mendalam. Hasil diskusi ini dapat menjadi dasar dalam melaksanakan kerjasama antara berbagai pihak terkait di Jepang dan Indonesia, serta memperkuat hubungan kedua negara di masa depan.